Berita

Legislator Gerindra Jatim, Budiono/RMOLJatim

Politik

Menangkan Prabowo pada Pilpres 2024, Kader Gerindra Bojonegoro Rajin Turun ke Akar Rumput

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 03:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kader Gerindra di Tuban dan Bojonegoro semakin rajin turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Dari hasil turun ke grassroot, diketahui bahwa dukungan warga kepada Prabowo Subianto di Pilpres mendatang semakin kuat.

“Akar rumput yang memilih Prabowo Subianto di Tuban dan Bojonegoro semakin kuat,” kata anggota DPRD Jatim dari Dapil Bojonegoro-Tuban, Budiono, diwartakan Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (23/8).

Menurut dia, dari hasil penyerapan aspirasi di masyarakat, warga memilih Prabowo karena menilai Ketua Umum (Ketum) Gerindra itu adalah sosok pemimpin yang tegas.


Prabowo juga dinilai berprestasi selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

Budiono mengaku, selain dari kader internal, dukungan kepada Prabowo itu diketahui berasal dari parpol lain seperti PKB, Golkar, dan PAN. Ketiga parpol tersebut juga punya basis massa yang kuat dan kadernya banyak menduduki jabatan di eksekutif dan legislatif.

“Kalau di Bojonegoro dan Tuban ini kepala daerahnya kan dari PKB dan Golkar yang partainya sama-sama mendukung Prabowo,” jelasnya.

Budiono optimistis, keunggulan Prabowo yang terekam dalam beberapa lembaga survei tidak akan berubah sampai Pilpres 2024 mendatang.

Prabowo Subianto memang masih terlalu kuat bagi bakal calon presiden lain seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Berdasarkan temuan survei Indikator Politik Indonesia, Prabowo unggul jika head to head dengan Anies maupun Ganjar jika Pilpres 2024 digelar saat ini.

Rinciannya, Prabowo meraih 47 persen jika dihadapkan dengan Ganjar yang hanya 39,6 persen. Sementara 13,4 persen sisanya memilih tidak menjawab.

Hal yang sama juga terjadi saat Prabowo dihadapkan dengan Anies. Prabowo unggul hingga 51,2 persen, sementara Anies berada di angka 33,5 persen, dan yang memilih tidak menjawab ada 15,3 persen.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya