Berita

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata/RMOL

Politik

Kawal Pemilu Jurdil, KPK: Jangan Salah Pilih Pemimpin

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 20:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah masa jabatan pimpinan diperpanjang satu tahun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) fokus mengawal Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak agar berjalan jujur dan adil.

KPK meminta masyarakat memilih pemimpin yang memperhatikan kesejahteraan orang banyak, bukan hanya sekelompok orang.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, Rabu (23/8), kepada wartawan, di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, saat ditanya program prioritas KPK selama satu tahun ke depan.


"Kalau kita cermati 2024, ini tahun politik, di sana ada Pemilu presiden, legislatif, dan seluruh kepala daerah. Tentu prioritas kita arahkan ke sana, bagaimana penyelenggaraan Pemilu bisa berjalan jujur dan adil," kata Alex.

Dalam proses demokrasi itu, kata Alex, pihaknya mendorong para calon presiden (Capres), calon kepala daerah dan calon legislatif (Caleg) agar menghindari money politics.

"Kampanye program Pemilu bersih berintegritas kan sudah kami lakukan. Kalau teman-teman lihat di Gedung ACLC, itu ada banner yang menutupi hampir separuh gedung 'Hajar Serangan Fajar', itu tujuan kita mengajak masyarakat agar jangan sampai salah pilih pimpinan," kata Alex lagi.

Karena, menurut Alex, jika salah pilih pemimpin, dampaknya akan ditanggung masyarakat selama 5 tahun ke depan.

"Kita berharap mendapat pimpinan dan wakil rakyat yang betul-betul memperhatikan kesejahteraan masyarakat, bukan kesejahteraan para wakil rakyat. Kita berharap masyarakat yang sejahtera, bukan kesejahteraan sekelompok orang," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya