Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Banyak Dirugikan, American Airlines Mengajukan Gugatan terhadap Skiplagged

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 13:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

American Airlines (AA) menggugat platform pemesanan perjalanan Skiplagged. Gugatan yang diajukan pada minggu lalu di pengadilan federal di Fort Worth, Texas, mengklaim bahwa situs tersebut melakukan penipuan.

Skiplagged dituding menjual tiket dengan harga jauh lebih murah padahal tidak memiliki izin untuk menjualnya.

"Skiplagged menipu publik agar percaya bahwa, meskipun tidak memiliki wewenang untuk membentuk dan mengeluarkan kontrak atas nama AA, entah bagaimana masih bisa mengeluarkan tiket yang benar-benar valid," klaim gugatan itu seraya mengancam bahwa setiap tiket yang dikeluarkan oleh Skiplagged berisiko dibatalkan.


Skiplagged.com, diluncurkan pada 2013, memanfaatkan praktik "skiplagging" atau "hidden city ticketing" untuk menghemat uang konsumen.

Penumpang dapat memesan perjalanan multi-stop tetapi hanya menyelesaikan sebagian dari perjalanan -- dengan kata lain, "melewati" tujuan akhir yang awalnya mereka pesan dan keluar saat singgah -- terkadang menghemat lebih banyak daripada jika mereka memesan penerbangan langsung.

Itu sama saja dengan Skiplagged berusaha membujuk konsumen dengan menjanjikan penghematan, dan kemudian tidak memberikan hasil

"Dengan melakukan itu, Skiplagged salah mengartikan tarif, jadwal, dan informasi inventaris dari AA.com sebagai lebih tinggi daripada yang ditawarkan oleh Skiplagged. Sebaliknya, Skiplagged sering membebankan biaya lebih banyak kepada konsumen daripada jika mereka memesan tiket langsung dengan Amerika atau melalui agen resmi Amerika," kata gugatan itu.

AA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa praktik "hidden city ticketing" dilarang oleh maskapai penerbangan.

“Jika seorang pelanggan secara sadar atau tidak sadar membeli tiket dan tidak menerbangi semua segmen dalam rencana perjalanannya, hal ini dapat menyebabkan masalah operasional dengan bagasi terdaftar dan mencegah pelanggan lain memesan kursi ketika mereka mungkin memiliki kebutuhan mendesak untuk melakukan perjalanan, " kata maskapai AA.

"Sengaja membuat kursi kosong yang bisa digunakan oleh pelanggan lain atau anggota tim, adalah tindakan yang buruk," kata gugatan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya