Berita

Presiden Singapura Halimah Yacob/Net

Dunia

Siap Gantikan Halimah Yacob, Ini Tiga Kandidat Presiden Singapura

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 13:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura mengumumkan tiga kandidat yang akan menggantikan presiden perempuan pertama negara itu, Halimah Yacob.

Dimuat Reuters, pada Selasa (22/8), Singapura mengumumkan tiga kandidat yang mencalonkan diri untuk pilpres yang akan digelar pada 1 September mendatang.

Kandidat pertama adalah mantan Wakil Perdana Menteri Tharman Shanmugaratnam, 66 tahun, yang secara luas dianggap sebagai pilihan Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa. Meskipun partai tersebut tidak memiliki suara resmi dalam proses pemungutan suara dan juga tidak menyebutkan kandidat pilihan.


Dua kandidat lainnya adalah Ng Kok Song, 75 tahun, mantan chief investment officer di sovereign wealth fund GIC, dan Tan Kin Lian, 75 tahun, mantan chief executive perusahaan asuransi NTUC Income

Pada 2017, Halimah Yacob menjadi satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat setelah parlemen mengamandemen konstitusi setahun sebelumnya dengan tujuan membawa lebih banyak keragaman etnis untuk jabatan tersebut.

Amandemen memungkinkan anggota dari satu kelompok etnis untuk mencalonkan diri sebagai presiden jika tidak ada seorang pun dari kelompok itu yang menjabat selama lima periode berturut-turut.

Pada tahun 2017, lamaran dari empat kandidat ditolak, sehingga memicu protes yang jarang terjadi.

Sekitar tiga perempat dari 3,5 juta warga Singapura adalah etnis Tionghoa, dengan sisa populasi etnis Melayu, etnis India atau Eurasia.

Tahun ini, pemilu terbuka untuk semua etnis.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya