Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dihadang Rusia, Dua Pesawat Tak Berawak Ukraina Jatuh ke Laut Krimea

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 06:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia mengklaim berhasil mengelakkan dua serangan Ukraina berturut-turut yang diluncurkan pada Senin pagi dan Senin malam (21/8).

Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan kepada wartawan bahwa dua pesawat tak berawak Ukraina yang mencoba menyerang Rusia berhasil dihadang oleh sistem perang radio elektronik Rusia. Dua pesawat musuh itu akhirnya jatuh di Laut Hitam, sebelah barat Krimea.

“Pada tanggal 21 Agustus sekitar pukul 23.00 waktu Moskow, upaya rezim Kyiv untuk melakukan serangan teroris menggunakan drone sayap dapat digagalkan. Dua kendaraan udara tak berawak Ukraina terdeteksi oleh fasilitas pertahanan udara di tugas dan ditekan oleh sistem peperangan elektronik,” kata kementerian seperti dikutip dari TASS.


Drone tersebut kehilangan kendali dan jatuh di perairan Laut Hitam 40 km barat laut semenanjung Krimea.

Itu adalah serangan kedua yang berhasil digagalkan Rusia di hari yang sama. Sebelumnya pada Senin pagi, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa dua pesawat tak berawak Ukraina telah dihancurkan di atas Wilayah Belgorod yang berbatasan dengan Ukraina.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya