Berita

Ketua MPR RI ke-11, Amien Rais, di kediaman Dr Rizal Ramli di Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Amien Rais: Jokowi Ubah Indonesia Jadi Negara Otoritarian

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 18:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berkuasa hampir dua periode, Presiden Joko Widodo secara tidak langsung telah mengubah Indonesia yang menganut sistem demokrasi menjadi negara otoritarian.

Hal ini ditegaskan Ketua MPR ke-11, Amien Rais, saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di kediaman Begawan Ekonomi, Dr Rizal Ramli, di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Senin (21/8).

"Dalam negara otoritarian, sang otokrat, presidennya itu, kelakuannya seperti seorang yang memastikan kemauannya jadi kenyataan," kata Amien Rais.


Demokrasi di Indonesia menjadi cacat lantaran tidak adanya check and balances kekuasaan. Di era pemerintahan Joko Widodo, menurut Amien, sistem demokrasi perlahan berubah menjadi sistem oligarki.

Dalam kekuatan oligarki ini, muncul pemusatan kekuasaan pada Presiden yang menyertakan pengikut bawah tanah untuk tetap kuat dan selalu dibela dan memberangus pihak yang berbeda pendapat

"Dia (Jokowi) saya kira sudah ke arah yang makin absolute. Jadi DPR, DPD, MPR sudah digenggam oleh eksekutif. Yudisial, yudikatif sudah juga di genggamannya," ungkap Amien Rais.

"Sebagai presiden, dia (Jokowi) juga memegang birokrasi. Pasti akan digerakkan untuk mendukung dia lagi," tandas Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya