Berita

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat mengenakan seragam petugas parkir/Net

Politik

Baju Petugas Parkir Bentuk Sindiran Bernas Gibran untuk Megawati

MINGGU, 20 AGUSTUS 2023 | 10:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sindiran kepada PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri seolah sedang dilayangkan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Hal ini tersirat dalam baju petugas parkir yang kenakan Gibran saat mengikuti pawai Peringatan HUT ke-78 RI di Solo, Jumat (18/8).

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, pakaian seragam petugas parkir yang dikenakan Gibran dengan tulisan "Petugas Parkir" dianggap sebagai bagian dari sindiran dan tamparan keras kepada PDIP.

"Gibran sebagai anak muda yang kritis dia ingin melakukan perlawanan kepada kepada PDIP bahkan Megawati sekalipun," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/8).


Saiful menilai, Gibran terlihat tidak ingin dikatakan sebagai petugas partai, dan memiliki independensi, serta tidak tunduk kepada siapapun, termasuk kepada PDIP dan Megawati.

"Baju yang dipakai Gibran menunjukkan sindiran keras dan bernas. Makna dari baju tersebut menunjukkan bahwa sebagai kader ia harus meluruskan apa yang menurutnya tidak tepat selama ini," kata Saiful.

Meskipun mengarah kepada pembangkangan, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, apa yang ditunjukkan Gibran masih dalam koridor dan batas yang benar. Mengingat, petugas partai tidak selamanya tunduk dan patuh kepada aturan partai jika dianggap bertentangan dengan nurani dan batin kader.

"Untuk itu, Gibran berupaya dengan baik menyindir dan bahkan coba menyadarkan para petinggi partai tempat bernaungnya bahwa semua memiliki kebebasan berekspresi, tidak ada yang dapat menghalang-halangi termasuk kepada dirinya," jelas Saiful.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya