Berita

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah/Ist

Nusantara

Gelar Rakernas, MLH PP Muhammadiyah Angkat Tema Mitigasi Perubahan Iklim

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 13:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Konferensi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Grand Sahid, Jakarta, pada 18-20 Agustus 2023.

Konferensi dan Rakernas mengusung tema besar “Akselerasi Gerakan MLH dalam Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim“ ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir.

Ketua MLH PP Muhammadiyah, M Azrul Tanjung menegaskan, Muhammadiyah memiliki komitmen dalam upaya menjaga dan melindungi lingkungan hidup.


Azrul mencontohkan, salah satu diskusi yang dibahas adalah polusi udara Jakarta untuk segera mendapat jalan keluar. Muhammadiyah juga harus mengambil peran penting soal energi terbarukan seiring makin menipisnya persediaan energi fosil.

“Segala upaya kita lakukan. Muhammadiyah akan melakukan langkah nyata, misalnya melakukan uji coba penggunaan panel surya di 1000 amal usaha, baik di rumah sakit, lembaga pendidikan, atas masjid-masjid,” kata M Azrul Tanjung dalam keterangannya, Sabtu (19/8).

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir saat membuka Konferensi dan Rakernas tersebut mengingatkan pentingnya pendekatan teologis untuk menjaga lingkungan hidup.

Melalui pendekatan inilah, manusia akan sadar bahwa menjaga alam merupakan tugas suci yang harus diemban. Selama ini, kerusakan lingkungan hidup adalah buah dari kerakusan manusia dalam mengeksploitasi alam.

“Problem-problem ini bermula dari relasi yang buruk antara manusia dengan lingkungan. Kita sekarang hidup di era antroposen di mana perilaku dan cara berpikir manusia merusak lingkungan hidup," jelas Haedar Nashir.

Sebagai gerakan Islam, Haedar mendorong MLH PP Muhammadiyah memiliki gerakan yang lebih tersistem. Penekanan pada kesadaran aspek teologis bisa menjadi solusi dari antroposen dan kapitalisme penyebab kerusakan lingkungan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya