Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Sistem Bawaslu Kena Hack, Pelantikan Anggota di 514 Kabupaten/Kota Terhambat

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 22:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

. Tidak terlaksananya pelantikan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di 514 kabupaten/kota hingga hari ini, diklaim karena mendapat serangan siber.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, serangan siber yang terjadi mengakibatkan data dokumen persyaratan bakal calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota tidak terbaca. Akibatnya, proses yang dilakukan secara online itu tidak berjalan baik.

"Ada laporan dari teman-teman di Biro SDM, sistem kita di-hack. Diserang dari luar," ujar Bagja saat ditemui di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (18/8).


Dia mengatakan, serangan siber mengganggu kinerja pemeriksaan data persyaratan peserta seleksi, sehingga jadwal pelantikan yang seharusnya dilaksanakan pada 14 Agustus 2023 terpaksa mundur.

"Kemudian uploading mengenai siapa orang ini (bakal calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota), berkas-berkasnya itu terhambat," sambungnya menjelaskan.

Lebih dari itu, dia memaparkan proses seleksi anggota Bawaslu di 514 kabupaten/kota, dijalankan tim seleksi yang ditunjuk Bawaslu dalam beberapa tahapan.

"Saat melakukan pengecekan ulang dokumen persyaratan bakal calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota yang mendaftar untuk mengetahui latar belakang mereka, tidak bisa," jelasnya.

Karena itu, Bagja memastikan tertundanya seleksi bakal calon anggota Bawaslu di 514 kabupaten/kota bukan masalah politik.

"Mengubah pengumuman untuk penundaan pelantikan kemarin. Itu yang terjadi pada saat ini," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya