Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Kakao Melonjak, Pabrik Cokelat Bimbang Menaikkan Harga Lagi

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 18:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kakao dan gula mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan, mendesak pabrik cokelat seperti Hershey dan Mondelez menaikkan harga jualannya.

Reuters melaporkan pada Jumat (18/8) bahwa pabrik itu menghadapi kondisi perdagangan yang lebih ketat mungkin sampai tahun depan.

Sesuai laporan, orang-orang di Eropa dan Amerika Utara sudah mengalami harga cokelat yang tinggi selama dua tahun terakhir. Konsumen mengonsumsi lebih sedikit cokelat karena kenaikan 20 persen dalam 2 tahun, menurut data yang ditarik Reuters oleh peneliti pasar Nielsen.


Harga kakao telah mencapai level tertinggi dalam 46 tahun dan harga gula mendekati level tertinggi dalam lebih dari satu dekade, kata laporan itu.

Pembuat Cadbury Mondelez memperkirakan inflasi kakao dan gula akan berlanjut. Menanggapi hal tersebut, perusahaan mengatakan akan memastikan perlindungan nilai secara signifikan dan terus mendorong produktivitas.

“Kenaikan gula dan kakao khususnya adalah material,” kata CFO Mondelez Luca Zaramella, pada Juli.

“Kita berbicara tentang kemungkinan besar 30 persen lebih (kenaikan) jika Anda melihat 12 bulan terakhir, atau bahkan lebih, terutama di kakao,” katanya.

Mondelez telah berada di India sejak 1948 dan selama bertahun-tahun meluncurkan cokelat seperti Cadbury Dairy Milk, Cadbury 5 Star, Cadbury Dairy Milk Silk, Cadbury Gems, Cadbury Bournvita, Cadbury Perk, dan banyak lagi.

Cadbury Dairy Milk dan Cadbury Bournvita sangat populer di setiap sudut negara. Ini juga memiliki merek biskuit terkemuka seperti biskuit Oreo dan Bournvita.

Pembuat cokelat selalu mengandalkan ketahanan tradisional produk mereka terhadap kenaikan harga. Mondelez menaikkan perkiraan pertumbuhan pendapatan tahunannya bulan lalu.

Pertumbuhan volume penjualan cokelat Mondelez telah melemah secara substansial tahun ini, dari 14,8 persen dalam 4 minggu hingga 25 Februari menjadi 3,2 persen dalam 4 minggu hingga 15 Juli year-on-year, meskipun harganya tetap naik di dua digit rendah, menurut analisis Bernstein dari data Nielsen yang dilihat oleh Reuters.

Produsen kakao terkemuka Pantai Gading dan Ghana menghadapi kekeringan, hujan lebat, dan penyakit selama dua tahun terakhir. Mereka menghasilkan dua pertiga kakao dunia dan para pejabat berjuang untuk membantu petani mengatasi kondisi iklim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya