Berita

Komunikolog Politik dan Hukum Nasional, Tamil Selvan/RMOL

Politik

Gusar Nyerang Prabowo Lewat Food Estate, PDIP Akui Kekuatan Politik Golkar

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 16:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

PDI Perjuangan diyakini mengakui kemampuan dan kekuatan Partai Golkar, sehingga merasa gusar dan kehilangan ketika partai yang dipimpin Airlangga Hartarto itu mendukung Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto soal Food Estate yang secara tidak langsung menyerang Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan yang diberikan kepercayaan Presiden Joko Widodo terkait Food Estate.

"Saya tidak kaget ketika hari ini statement itu keluar dari Sekjen PDIP. Artinya apa, PDIP sudah menabuh genderang kontestasi Pilpres, dan PDIP menunjukkan kegusarannya akibat Golkar dan PAN yang hari ini bergabung dengan Prabowo," ujar Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/8).


Menurut Tamil Selvan atau yang akrab disapa Kang Tamil ini, secara tidak langsung, PDIP mengakui kemampuan atau kekuatan politik dari Partai Golkar.

"Dan hari ini dengan kemudian beralihnya Golkar ke kubunya Prabowo, PDIP merasa kehilangan dan merasa ada kekuatan politik yang telah pergi," jealsnya.

Sehingga kata Kang Tamil, rasa kehilangan itu membuat PDIP melakukan serangan politik soal Food Estate. Bahkan, serangan politik juga akan terus terjadi ke depannya.

"Saya kira langkah-langkah selanjutnya adalah permainan atau strategi politik ciri khas PDIP, yaitu menyerang lawan politik dengan kemudian membuka tabir-tabir kekurangan dari lawan politiknya," pungkas Kang Tamil.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya