Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kapal Kargo Diserang, Turki Peringatkan Rusia Hindari Ketegangan

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 08:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki memperingatkan Rusia untuk tidak meningkatkan ketegangan di Laut Hitam. Peringatan ini muncul setelah kapal kargo milik Turki diserang oleh Angkatan Laut Rusia akhir pekan lalu.

“Setelah intervensi (Rusia), lawan bicara kami di Federasi Rusia diperingatkan dengan tepat untuk menghindari upaya semacam itu, yang meningkatkan ketegangan di Laut Hitam,” kata kantor kepresidenan Turki, seperti dikutip France24, Kamis (17/8).

Pekan lalu, Angkatan Laut Rusia melepaskan tembakan peringatan dan menaiki kapal kargo kecil berawak Turki yang melakukan perjalanan ke pelabuhan Ukraina Izmail.


Sementara itu, sebuah kapal kargo sipil berbendera Hong Kong yang berlayar dari Ukraina telah mencapai perairan Turki pada Kamis, setelah bergerak di sepanjang rute barat untuk menghindari perairan internasional. Alih-alih bergerak di perairan yang dikendalikan oleh anggota NATO, yaitu Rumania dan Bulgaria.

Itu adalah kapal pertama yang secara langsung menantang upaya Rusia untuk memblokir kemampuan Ukraina untuk mengekspor melalui Laut Hitam.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kapal itu menggunakan koridor kemanusiaan baru yang didirikan Kyiv setelah Rusia membatalkan kesepakatan yang memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijian dan bahan makanan pada bulan lalu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya