Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan/Ist

Politik

Serang Food Estate, PDIP Gusar Golkar dan PAN Dukung Prabowo

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 07:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kritikan keras yang dilontarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, soal proyek Food Estate dianggap sebagai wujud kegusaran mereka atas putusan Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden 2024.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan mengatakan, pernyataan Hasto Kristiyanto soal Food Estate merupakan pertanda bahwa kontestasi politik menjelang Pilpres 2024 sudah dimulai.

"Karena memang ini adalah gaya-gaya serangan ciri khas dari PDIP," ujar Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/8).


Karena, kata pria yang akrab disapa Kang Tamil ini, jika mau objektif, PDIP selama dua tahun ini tidak pernah terlihat di ruang publik berbicara tentang Food Estate. Namun mendadak PDIP baru berbicara soal Food Estate setelah Golkar dan PAN bergabung ke koalisi Prabowo.

"PDIP menunjukkan kegusarannya dengan statement-statement ini," terang Kang Tamil.

Untuk itu, lanjut Kang Tamil, dirinya tidak kaget ketika saat ini pernyataan bernada serangan dari Sekjen PDIP mulai keluar menjelang Pilpres 2024.

"Satu, PDIP sudah menabuh genderang kontestasi Pilpres. Kedua, PDIP menunjukkan kegusarannya akibat Golkar dan PAN yang hari ini bergabung dengan Prabowo," pungkas Kang Tamil.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya