Berita

Sistem rudal Arrow 3 yang dikembangkan Israel dan Amerika Serikat/Net

Dunia

Diizinkan AS, Israel Jual Sistem Rudal Arrow 3 ke Jerman Senilai Rp 53 Triliun

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 22:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jerman telah sepakat untuk membeli rudal anti-balistik Arrow 3 dari Israel senilai 3,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 53 triliun.

Kementerian Pertahanan Israel mengkonfirmasi kesepakatan dengan Jerman pada Kamis (17/8), setelah menerima persetujuan Amerika Serikat (AS) karena sistem pertahanan rudal dikembangkan oleh Israel dan AS.

Kesepakatan ini menutup negosiasi yang sudah berlangsung sejak April.


"Persetujuan Amerika menandai tonggak penting dalam hubungan strategis antara Israel dan Amerika Serikat," kata pejabat pertahanan Israel, Daniel Gold dalam sebuah pernyataan yang dikutip Euronews.

Ini adalah kesepakatan pertahanan terbesar yang pernah ada untuk Israel.

Arrow 3 sendiri dirancang untuk mencegat rudal balistik jarak jauh di luar atmosfer dan dilaporkan cukup kuat untuk melindungi Jerman serta tetangganya.

Jerman telah mendorong untuk mengoordinasikan sistem pertahanan udara Eropa dengan sekitar 15 negara di benua itu dan meluncurkan prakarsa Perisai Langit Eropa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya