Berita

Anggota DPR RI fraksi Golkar, Christina Aryani/Ist

Politik

Anggota Komisi I DPR: International Trust Bukti Diplomasi Indonesia On The Right Track

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 17:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tingginya international trust atau kepercayaan internasional, sebagaimana diungkapkan Presiden Joko Widodo dalam sidang tahunan MPR RI pada Rabu kemarin (16/8), menandakan bahwa diplomasi internasional Indonesia sudah berada di jalur yang benar.

Sekaligus menunjukkan kepercayaan diri dan optimisme tinggi Indonesia sesuai visi politik luar negerinya yang menargetkan Indonesia menjadi regional great power pada 2031 dan bahkan major power pada 2045.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani, melalui keterangannya, Kamis (17/8).


"Apa yang disampaikan Presiden Jokowi, soal kepercayaan dunia internasional pada Indonesia itu kita rasakan betul dan tentu ini menjadi bukti bahwa politik luar negeri kita, diplomasi internasional, dan peran kita di dunia internasional berada di jalur yang benar," kata Christina.

"Tentu juga bentuk optimisme bahwa Indonesia pada usia satu abadnya nanti di 2045 bukan tidak mungkin akan menjadi negara yang sangat diperhitungkan di kawasan maupun global," sambungnya.

Ditambahkan Christina, kepercayaan internasional tersebut sekaligus memperlihatkan rasa percaya diri Indonesia yang tinggi. Terutama di tengah hubungan internasional baik global maupun regional yang penuh dinamika, termasuk peta hubungan antara negara-negara kuat, Amerika - China, dan krisis perang Rusia dan Ukraina.

"Harus kita akui bahwa diplomasi internasional Indonesia dalam situasi dunia sekarang bukan sesuatu yang mudah. Tarik menarik kepentingan di antara negara-negara maju dan kuat yang jika Indonesia tidak hati-hati bisa membawa masalah juga. Berita baiknya Indonesia mampu berselancar di antara kepentingan besar tersebut dan bahkan meraih kepercayaan, itu sesuatu yang patut kita apresiasi," tuturnya.

Oleh sebab itu, Politikus Partai Golkar itu sepakat, momentum internasional trust harus dijaga bersama. Utamanya melalui penguatan peran Indonesia dalam hubungan internasional, yang diperkirakan akan semakin dinamis pada masa mendatang.

Terlebih, keketuaan ASEAN yang dimulai sejak 1 Januari sampai 31 Desember 2023, harus bisa dimanfaatkan Indonesia secara optimal, sehingga bisa membawa ASEAN dalam upaya bersama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. Termasuk geoekonomi yaitu menguatkan peran ASEAN sebagai pusat pertumbuhan di tengah situasi global yang penuh tantangan dan ketidakpastian.

"Dan kami sepakat seperti disampaikan Presiden bahwa ini semua bukan retorika atau gimmick semata. Modal kita sudah ada tinggal bagaimana bersama-sama menjaga momentum agar Indonesia di mata internasional mempunyai peran lebih maksimal lagi. Kalau kita punya target menjadi pemain regional maupun global yang patut diperhitungkan pada 2045, dengan konsistensi saya yakin kita bisa," demikian Christina Aryani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya