Berita

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT ke-78 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Rabu (16/8)/Ist

Politik

Bantah Ikut Campur Koalisi Pilpres, Jokowi Sedang Menenangkan Megawati

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 23:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bantahan Presiden Joko Widodo telah ikut campur dalam pembentukan koalisi Pilpres dinilai punya sebuah tujuan khusus. Jokowi juga menyadari selama ini kerap dijuluki sebagai "Pak Lurah" yang dituding mempengaruhi sikap partai politik.

Hal ini disinggung Kepala Negara dalam Sidang Tahunan MPR RI dan DPR RI yang turut dihadiri Menteri Kabinet Indonesia Maju, mantan Presiden, mantan Wapres, ketua umum partai politik yang mewakili keterwakilan di DPR RI, Rabu (16/8).

Menurut Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, pernyataan Jokowi tersebut sengaja diucapkan karena ada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.


"Pak Jokowi harus begitu, untuk menenangkan Bu Mega," kata sosok yang akrab disapa Hensat itu saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/8).

Pasalnya, sebagian kalangan menilai Jokowi tengah main dua kaki dalam menghadapi Pemilu 2024. Satu kaki mendukung Ganjar Pranowo, kaki yang lain ke Prabowo Subianto.

Terlebih, setelah Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendeklarasikan dukungan ke koalisi pendukung Prabowo Subianto, Jokowi dituding berperan sebagai King Maker.

"Jadi dia harus menenangkan Bu Mega. Ini langkah politik yang strategis dari Pak Jokowi," pungkas Hensat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya