Berita

Cuplikan Film Barbie/Net

Hiburan

Bergabung dengan Kuwait, Aljazair Boikot Film Barbie

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 15:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah Kuwait, kini giliran pemerintah Aljazair yang mengeluarkan larangan penayangan film Barbie.

Menurut sumber resmi dan laporan dari situs berita lokal 24H Algerie pada Senin (14/8), Pemerintah Aljazair menyatakan bahwa "Barbie" memiliki konten yang dianggap mempromosikan homoseksualitas dan penyimpangan nilai-nilai serta pengaruh Barat lainnya yang dapat merusak budaya negaranya.

"Film tersebut tidak sesuai dengan kepercayaan, agama, dan budaya Aljazair," kata  situs berita lokal 24H Algerie, mengutip Kementerian Kebudayaan Aljazair.


Seperti dimuat Al Arabiya, Selasa (15/8), keputusan itu diambil oleh Kementerian Kebudayaan Aljazair, yang telah lama memiliki peran dalam mengawasi dan mengatur konten yang diputar di bioskop negaranya.

Otoritas tersebut memiliki kewenangan untuk menghentikan penayangan film yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan keyakinan masyarakat.

Film "Barbie" yang menampilkan bintang-bintang terkenal seperti Margot Robbie dan Ryan Gosling ini mengisahkan petualangan boneka ikonik Mattel Inc. ke dunia nyata.

Sejak dirilis pada 21 Juli lalu, film tersebut berhasil meraup penjualan sebesar 1 miliar dolar (Rp 15 triliun), dari penjualan tiket box office di seluruh dunia.

Namun, beberapa negara termasuk Kuwait, Iran, hingga Aljazair telah memboikot film tersebut karena alur cerita yang dianggap mempromosikan pelanggaran nilai-nilai budaya dan agama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya