Berita

Aparat keamanan Nigeria/Net

Dunia

Diserbu Kelompok Bandit, 26 Aparat Keamanan Nigeria Gugur

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 14:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sedikitnya 26 anggota pasukan keamanan Nigeria tewas dan delapan lainnya luka-luka ketika sekelompok orang bersenjata menyerbu di Nigeria bagian tengah.

Insiden tersebut terjadi di sepanjang jalan raya Zungeru-Tegina pada Minggu malam (13/8). Sebuah helikopter kemudian dikerahkan untuk mengevakuasi mereka yang terluka pada Senin pagi (14/8).

“Kami kehilangan 23 tentara, termasuk tiga perwira, dan tiga warga sipil JTF [petugas keamanan] dalam pertemuan tersebut sementara delapan tentara terluka,” kata seorang perwira militer, seperti dimuat Mehr News Agency.


Petugas militer lai menyebut komunikasi telah terputus dengan helikopter angkatan udara yang dikirim untuk mengevakuasi korban, dengan 11 orang tewas dan tujuh luka-luka di dalamnya.

Dia menambahkan bahwa pesawat jatuh karena tembakan dari bandit.

Seorang jurubicara angkatan udara Nigeria mengonfirmasi bahwa helikopter Mi-171 miliknya saat dalam misi evakuasi korban jatuh setelah lepas landas dari Zungeru.

"Pesawat itu berangkat dari Sekolah Dasar Zungeru dalam perjalanan ke Kaduna tetapi kemudian diketahui jatuh di dekat Desa Chukuba di Wilayah Pemerintah Daerah Shiroro di Negara Bagian Niger," kata jurubicara Edward Gabkwet.

Dia mengatakan upaya sedang dilakukan untuk menyelamatkan mereka yang berada di atas helikopter dan penyelidikan awal telah dibuka untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu.

Nigeria barat laut dan tengah selama bertahun-tahun telah diteror oleh bandit yang menyerbu desa-desa terpencil, di mana mereka membunuh dan menculik penduduk untuk tebusan, serta membakar rumah setelah menjarah mereka.

Impunitas serta keamanan yang tidak memadai dan kehadiran pemerintah yang lebih luas telah memungkinkan kekerasan memburuk.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya