Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Selamatkan Uang Negara Rp16 Triliun, Bukti KPK Garda Terdepan Berantas Korupsi

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 14:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Capaian kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada semester 1 tahun 2023 yang menunjukan tren positif membuktikan lembaga antirasuah ini menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi.

Capaian pada semester 1 tahun 2023, KPK telah menetapkan 89 orang sebagai tersangka korupsi dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 16,27 triliun.

“Atas pencapaian tersebut sangat kita yakini bahwa KPK hadir ditengah masyarakat sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu,” kata Fahri kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/8).


Disamping itu, menurut Fahri, kampanye "Hajar Serangan Fajar" yang digaungkan oleh KPK merupakan wujud nyata untuk menjaga
iklim demokrasi serta menjadi penting untuk kesadaran masyarakat untuk tidak menerima dan memberi dalam jual beli suara.

"Sebagai bentuk nyata KPK adalah dengan mengkampanyekan “Hajar Serangan Fajar” sebagai bentuk kehadiran KPK dalam menjaga iklim demokrasi serta menjadi penting untuk kesadaran masyarakat untuk tidak menerima dan memberi dalam jual beli suara,” tambah Fahri.

Sementara itu, Ketua Komite Muda Nusantara, Johan menyampaikan hal yang sama. Di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, KPK berhasil menyelamatkan keuangan daerah, penataan Barang Milik Daerah (BMD), dan optimalisasi pajak daerah.

Disisi lain, keseriusan KPK dalam mencari Daftar Pencarian Orang (DPO) telah dibuktikan dengan beberapa penangkapan buronan. Pertama yakni Izil Azhar, buron kasus suap penerimaan gratifikasi bersama-sama dengan bekas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf pada Januari 2023.

Kedua, Ricky Ham Pagawak, Bupati Mamberamo Tengah yang ditangkap pada Februari 2023. Keduanya kini tengah menghadapi proses persidangan.

Sampai dengan saat ini, KPK masih ada tiga orang yang terdaftar atau tercatat sebagai DPO, yang pertama ini menyangkut Kirana Kotama alias Thay Ming, Harun Masiku, ini perkara di KPU, kemudian Paulus Tannos ini perkara e-KTP.

"Kami mendukung KPK fokus bekerja jangan dengarkan kritik yang tidak membangun, semoga pencarian terhadap ketiga DPO tersebut dengan berkoordinasi dengan berbagai lembaga yang memiliki kewenangan terkait pencarian orang, baik dalam maupun di luar negeri dapat menangkapnya," sambungnya.

“Rakyat menanti Indonesia yang bersih dari korupsi, seperti negara-negara maju lainnya, sehingga uang negara bisa digunakan untuk mensejahterakan rakyat,” tutupnya.


Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya