Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Ist

Politik

Atasi Polusi Udara, Senator Jakarta Minta Pemerintah Contoh Negara Tetangga

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 10:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kualitas udara di Jakarta yang kian memburuk, bahkan masuk kota terpolusi di dunia, merupakan persoalan yang serius. Pemerintah harus segera putar otak mencari solusi untuk menyelamatkan rakyatnya.

"Kualitas udara yang buruk akan merugikan kita sebagai sebuah bangsa karena pasti akan mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas masyarakat,” ujar anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, lewat keterangan resminya, Selasa (15/8).

Menurut Fahira, kunci keberhasilan mengatasi ancaman polusi udara adalah menyasar langsung sumber-sumber pencemaran yang diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan seperti yang dilakukan banyak kota-kota besar di dunia.


Contohnya di Beijing (China), Kota Delhi (India), dan Seoul (Korea Selatan). Tiga kota ini mengadopsi kebijakan untuk mengurangi penggunaan batu bara dan memperbaiki teknologi pembangkit listrik.

Sementara di sektor transportasi yang juga menjadi salah satu sumber pencemaran udara, selain mempromosikan transportasi umum listrik, ditempuh juga kebijakan membatasi kendaraan bermotor.

“Beijing, Delhi, Seoul, dan banyak kota lain di dunia menyadari bahwa jika polusi semakin memburuk maka kualitas hidup mereka akan turun, dan otomatis produktivitas warga kota juga turun," jelas Senator Jakarta itu.

"Makanya, mereka berinvestasi dengan meningkatkan pendanaan untuk mengatasi polusi dengan mengubah sumber energi pada dua sektor, yaitu industri dengan beralih ke energi ramah lingkungan dan transportasi dari BBM menjadi gas atau listrik,” pungkas Fahira.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya