Berita

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu/Net

Dunia

Rusia: Kualitas Senjata Barat Tidak Sebagus Iklannya

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 05:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Senjata Barat yang telah dikirim ke Ukraina tidak lebih baik dari yang dimiliki oleh Rusia, menurut Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu.

Berbicara pada upacara pembukaan forum tahunan militer-teknis Angkatan Darat 2023 pada Senin (14/8), Shoigu menyatakan bahwa senjata Rusia bisa diandalkan dan lebih efektif.

“Dalam kondisi nyata, senjata kami menunjukkan keandalan dan keefektifannya,” kata Shoigu, seperti dikutip dari RT, Selasa (15/8).


“Pada saat yang sama, peralatan Barat yang diiklankan secara luas ternyata jauh dari sempurna dalam kenyataan,” tambahnya.

Shoigu kemudian menyarankan agar para tamu forum dapat melihat sendiri koleksi senjata Barat yang disita yang dipajang di pameran.

AS dan NATO sejauh ini telah mengirimkan senjata, peralatan, dan amunisi senilai lebih dari 100 miliar dolar AS ke Kyiv. Awal tahun ini, mereka juga memasok tank-tank Barat modern ke militer Ukraina, dengan harapan akan terjadi serangan balasan musim semi-musim panas.

Namun, menurut perkiraan Kementerian Pertahanan Rusia, sejak meluncurkan operasi pada awal Juni, Kyiv belum mencapai kemajuan yang signifikan dan telah menderita banyak korban saat mencoba menerobos pertahanan Rusia, kehilangan sekitar 5.000 alat berat, termasuk puluhan tank Barat dan kendaraan tempur, serta sekitar 43.000 tentara.

Shoigu mengatakan kompleks industri militer Rusia tidak hanya dengan cepat beradaptasi untuk bekerja di bawah tekanan sanksi yang berat, tetapi juga meningkatkan kapasitasnya di beberapa area tertentu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya