Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kehidupan Perempuan Membaik, Angka Perceraian Arab Saudi Makin Meningkat

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 03:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laporan statistik Arab Saudi terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 350.000 pernikahan berakhir dengan perceraian pada tahun 2022.

Menurut Laporan Wanita Saudi untuk tahun 2022, yang dikeluarkan oleh Otoritas Umum Statistik Kerajaan, kelompok usia 30 hingga 34 tahun mengalami tingkat perpisahan tertinggi, dengan lebih dari 54.000 wanita bercerai.

Angka tersebut mewakili lonjakan besar dalam perceraian, di mana jumlah total perceraian yang tercatat pada tahun 2020 adalah 57.595.


Statistik juga menunjukkan bagaimana situasi perempuan di kerajaan terus membaik, dengan pengangguran turun 15,4 persen pada Q4 2022, menunjukkan peningkatan nyata dari tahun-tahun sebelumnya.

"Wanita melihat pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mereka berkontribusi besar di setiap sektor - mulai dari keuangan, kesehatan, pendidikan hingga astrofisika," kata Bayan Zahran, lulusan bisnis Saudi di Jeddah kepada The National.

"Wanita Saudi memimpin perubahan di kerajaan dan terutama kehidupan (pribadi) mereka, termasuk pernikahan atau perceraian," katanya.

"Kami bukan masyarakat yang membatasi atau konservatif seperti yang mungkin diasumsikan orang. Wanita yang memutuskan untuk menikah di Arab Saudi, kami memiliki lebih banyak hak daripada di banyak negara di dunia," ujarnya.

Hal ini meningkatkan tingkat keseluruhan partisipasi pasar tenaga kerja perempuan menjadi 36 persen yang kuat – dengan peningkatan signifikan dalam kontribusi terhadap perekonomian negara yang dibuat oleh perempuan, meningkat dari 27,6 persen pada kuartal keempat tahun 2021 menjadi 30,4 persen pada kuartal keempat tahun 2022.

"Kami mengendarai mobil kami sendiri untuk pekerjaan baru kami, dan tidak ada yang bisa menghentikan kami," kata Ragad Khalid, seorang pebisnis Saudi di Jeddah.

Jumlah dokumen wirausaha yang dikeluarkan untuk perempuan juga dilaporkan melonjak drastis pada tahun 2021, meningkat menjadi 961.189 dari hanya 7.997 pada 2019. Perempuan diizinkan untuk mendaftar sebagai wiraswasta pada tahun 2018.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya