Berita

Densus 88/Ist

Presisi

Densus 88 Sita 17 Barbuk Karyawan BUMN Terduga Teroris Pendukung ISIS

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 00:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri baru saja menangkap DE, karyawan BUMN yang diduga menjadi teroris di Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/8). Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Dari keterangan yang diterima redaksi, jumlah barang bukti tersebut ada 17 item. Mulai dari 1 buah dompet berwarna biru dongker, 1 buah KTP atas nama DE, 1 buah kartu ATM BRI, 1 buah kartu ATM BNI, 1 buah kartu paspor ATM BCA, 1 buah STNK Sepeda motor dengan NOPOL D-4674-ZCU atas nama YS, 2 kartu SIM C atas nama DE, satu kartu SIM A atas nama DE, satu buah kartu BPJS atas nama DE, satu 1 buah NPWP atas nama DE.

Selanjutnya, 1 buah kartu kereta berwarna hitam, 3 buah kartu Tanda Kecakapan Petugas Langsir atas nama DE, 2 buah FC KTP atas nama DE, 1 buah kertas bukti transaksi ATM BRI, 1 buah kertas bukti transaksi ATM BNI, 1 buah bukti struk belanja Alfamart dan uang tunai senilai Rp 308.000,00.


Untuk penindakan lebih lanjut usai DE ditangkap, anggota Densus 88 langsung menginterogasi dan melakukan penggeledahan terhadap tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Div Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut, DE merupakan salah satu pendukung ISIS.

"Saudara DE merupakan salah satu pendukung ISIS yang aktif melakukan propaganda di media sosial dengan memberikan motivasi untuk jihad melalui media sosial Facebook," kata Ramadhan saat dikonfirmasi.

Selain pendukung ISIS, DE juga orang yang memposting di Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan Baiat dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia kepada pemimpin Islamic State yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraisy.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya