Berita

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Prediksi Hensat: Gibran Bisa Jadi Cawapres Prabowo, Caranya Jadi Kader Golkar

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 20:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Situasi politik Indonesia kian dinamis setelah Partai Golkar dan PAN resmi menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto. Bagi analis komunikasi politik, Hendri Satrio, koalisi empat partai pendukung Prabowo Subianto merupakan koalisi raksasa.

Partai-partai yang bergabung tersebut adalah partai yang selama ini tegak lurus pada Presiden Joko Widodo. Sehingga, sambungnya, Jokowi diyakini akan lebih condong mendukung Prabowo ketimbang Ganjar Pranowo.

“Hal ini kan sudah terlihat dari partai politik yang tegak lurus pada Pak Jokowi dan bergabung semua ke Pak Prabowo,” ujarnya kepada redaksi, Senin (14/8).


Hensat lantas memprediksi bahwa ada dua cawapres yang akan mendapat dukungan kuat. Yaitu Menteri BUMN Erick Thohir dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka.

“Erick Thohir terlihat dekat dan berkali-kali tampil bersama presiden. Dan Gibran merupakan anak sulung Jokowi,” lanjutnya.

Di satu sisi, bergabung ke dalam koalisi Gerindra dan PKB merupakan momentum Golkar untuk mendorong kader menjadi cawapres. Meskipun dalam koalisi tersebut juga ada PAN yang gencar mendorong Erick Thohir.

Seiring hal tersebut, posisi Gibran Rakabuming Raka juga tetap patut dicermati. Golkar bisa saja memberi jalan bagi putra sulung Jokowi itu untuk menjadi pendamping Prabowo. Caranya mudah, yaitu dengan menjadikan Gibran sebagai kader partai beringin.

“Syaratnya hanya satu dan simpel. Angkat Gibran sebagai kader Golkar,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya