Berita

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun/Ist

Politik

PDIP Tak Akan Gantikan Ganjar, Kecuali Megawati Rasional

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 18:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

PDI Perjuangan diyakini tidak akan mengganti bakal calon presiden (Bacapres), kecuali Megawati Soekarnoputri menggunakan titik kesadaran tertinggi dalam bernegara.

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, mengatakan, PDIP diyakini tidak akan mengganti Ganjar Pranowo sebagai Bacapres, kecuali Megawati yang menghendaki pergantian itu dengan pertimbangan-pertimbangan rasional dan empiris.

"Hal itu mungkin saja terjadi jika Megawati menggunakan titik kesadaran tertinggi dalam bernegara," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/8).


Misalnya, kata Ubedilah, demi bangsa dan negara, Megawati akan memilih Capres-Cawapres yang benar-benar memiliki integritas di atas rata-rata dengan standar etik yang amat tinggi, yang melampaui standar Prabowo Subianto dan standar Ganjar Pranowo.

"Hal itu hanya Ibu Megawati yang tahu," kata Ubedilah.

Karena menurut Ubedilah, politik saat ini masih bersifat dinamis, mudah berubah. Akan tetapi jika melihat psikologi politiknya, PDIP sampai saat ini akan terus berjalan sesuai sikap politik Megawati.

"Sulit kemungkinannya gabung dengan Prabowo, kecuali sikap politik Megawati berubah. PDIP dan Ganjar tanpa Jokowi tidak ada masalah, sebab yang butuh PDIP itu Jokowi, bukan PDIP yang butuh Jokowi," pungkas Ubedilah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya