Berita

Serah terima 346 unit IONIQ 5 dan IONIQ 6 dari PT HMID ke Kemensetneg/Ist

Nusantara

Dukung KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta, Hyundai Siapkan 346 Unit Mobil Listrik

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menerima 346 unit kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berupa IONIQ 5 dan IONIQ 6 dari PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Mobil listrik ini akan digunakan sebagai kendaraan operasional pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN pada September mendatang.

“Mobil ini akan digunakan untuk spouse (pasangan) para pemimpin negara-negara yang hadir. Kedua, untuk para menteri luar negeri negara ASEAN. Kemudian untuk para pasukan pengamanan seperti Paspampres,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Setya Utama, lewat keterangan tertulisnya, Senin (14/8).


Pemerintah dan panitia nasional memiliki spesifikasi tertentu yang dibutuhkan terkait kendaraan resmi yang akan dipakai pada KTT. Seperti desain eksterior maupun interior, dan sisi kenyamanan. Begitu pula dengan kualitas baterai yang disesuaikan dengan daya tahan dan jarak tempuh.

Akhir Agustus ini, kendaraan tersebut akan mulai dikirim dan akan diujicobakan oleh Paspampres yang akan bertanggung jawab mengemudikan IONIQ 5 dan IONIQ 6.

"Mereka akan dilatih mengenai pengenalan fungsi kendaraan dan pengalaman berkendara bagi seluruh aparat yang mengendarai unit tersebut selama perhelatan ini. Tentunya kemudian akan disterilkan untuk digunakan pada KTT,” pungkasnya.

Ini bukan kali pertama bagi Hyundai mendukung perhelatan KTT ASEAN. Pada KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo pada Mei 2023 lalu, Hyundai juga telah memberikan dukungan berupa 117 unit IONIQ 5.

Sedangkan pada penyelenggaraan KTT G20 di Bali pada 2022 lalu, Hyundai menyediakan 450 unit mobil listrik yang mencakup Genesis Electrified G80 dan Hyundai IONIQ 5 sebagai kendaraan resmi bagi para delegasi.

KTT ke-43 ASEAN yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 5-7 September 2023 mendatang. Dalam KTT ke-43 ini rencananya akan mengundang IMF dan World Bank dan beberapa organisasi dunia yang lain.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya