Berita

Kadiv Propam Polri Irjen Syahardiantono saat menerima audiensi Lemkapi sekaligus menerima Presisi Award/Ist

Presisi

Responsif dan Inovatif Layani Aduan Masyarakat, Propam Polri Sabet Presisi Award

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 21:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga Kajian Strategi Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan apresiasi dan penghargaan Presisi Award kepada Divisi Propam Polri karena inovasi aplikasi WhatsApp (WA) Yanduan Propam Presisi banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan menilai aplikasi online yang diluncurkan oleh Kadiv Propam Polri Irjen Syahardiantono sejak lima bulan lalu sangat membantu masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan masukan kepada Polri. Menurut Edi selama dua bulan terakhir melakukan pengamatan dan menguji langsung layanan aplikasi tersebut.

"Kami menguji langsung layanan Yanduan dan terbukti cepat direspon. Kami melihat layanan aplikasi online ini menjadi solusi sebagai  layanan alternatif  masyarakat kepada Polri," kata Edi Hasibuan dalam keterangannya, Minggu (13/8).


Mantan Komisioner Kompolnas ini berujar, aplikasi WA Yanduan Propam Presisi Polri kini menjadi unggulan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Faktanya lanjut Edi, kehadiran aplikasi daring ini banyak dimanfaatkan masyarakat.  

"Berdasarkan pengamatan pihaknya selama ini, setiap hari ada saja pengaduan yang disampaikan masyarakat soal layanan Mabes Polri  lewat WA Yanduan Propam Presisi Presisi," ujarnya.

"Hasil penelitian menyebutkan, layanan WA Yanduan Propam Presisi Polri cukup berpengaruh atau sekitar 25 persen  menyumbang trust terhadap Polri," tandasnya.

Menurut Edi dengan adanya aplikasi pengaduan tersebut, konsekuensi yang didapat adalah banyaknya aduan dan masukan dari masyarakat. Dirinya berpesan agar setiap aduan yang masuk agar cepat direspon.

"Masyarakat akhirnya bisa merasakan layanan online ini berfungsi dengan baik," tandasnya.

Sementara Kadiv Propam Polri Irjen Syahardiantono menuturkan WA Yanduan Propam Presisi Polri diharapkan dapat menciptakan interaksi langsung dengan pelapor. Selain itu juga menghilangkan sumbatan komunikasi antara masyarakat yang mengadu dengan anggota (Polri).

Mantan Wakabareskrim ini juga menjelaskan dirinya juga mendapatkan masukan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari hasil Litbang Kompas terkait kinerja Propam Polri.

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara meminta agar diadakan lomba Dumas Satwil Bid Propam dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara. Para anggota Propam Polri yang menerima pengaduan masyarakat (Dumas) agar diberikan penghargaan.

"Banyaknya aduan yang direct ke bapak Kapolri sudah banyak berkurang dan itu berarti sumbatan komunikasi sudah mulai berkurang," pungkas Irjen Syahardiantono.

Dirinya berterima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh Lemkapi. Terlepas dari itu kata Syahardiantono, Propam Polri berharap semua dukungan masyarakat dapat menjaga amanah dan Marwah Polri. Dikatakannya, Propam Polri bukan hanya bertugas menindak pelanggaran anggota saja, namun juga sebagai penyeimbang Polri.

"Propam Polri adalah polisiny polisi harus bisa menjadi tauladan. Untuk menjadi tauladan tidak ujug-ujug. Saya menekankan kepada keluarga Propam Polri untuk tidak melakukan pelanggaran dan mematuhi aturan dengan tetap menanamkan nilai-nilai agama. Sehingga kedepan Propam merendahkan diri," tuturnya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan dirinya selalu mengevaluasi terkait kinerja Propam Polri baik di pusat maupun daerah. "Litbang Kompas akan kita pakai sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja kita, kita akan lakukan rutin tiga bulan sekali. Kami juga meminta masukan Lemkapi untuk membantu kita jika ada kekurangan yang dapat menurunkan citra Polri," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya