Berita

Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Dedi Kurnia Syah: Sulit Menggabungkan PDIP-PKS

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Empat partai politik koalisi pemerintah resmi mendukung Capres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo Subianto.

Menyikapi itu, analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, berpendapat, PDIP bisa saja gabung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), tapi riskan bagi elektabilitas partai banteng moncong putih itu.

“Itu lebih baik, tetapi berat menawarkan diri gabung KPP, PDIP bisa kehilangan suara,” katanya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/8).


Menurutnya, yang paling memungkinkan pindah koalisi ke KPP adalah PPP. Tapi peluangnya kecil, karena sudah mesra bersama PDIP.

Dedi juga menilai, jika PDIP bergabung dengan KPP, pasti akan merusak suara PDIP dan PKS. Seperti diketahui, kedua partai itu kerap bertolak belakang.

“Jadi cukup pelik, sulit menggabungkan PKS dengan PDIP, termasuk psikologi pemilih. Gabungnya PDIP ke KPP justru bisa merusak suara di kedua belah pihak,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya