Berita

Kebakaran di Hawaii, Amerika Serikat/Net

Dunia

Update Kebakaran Hawaii: 80 Orang Tewas, 2.200 Bangunan Hangus

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 10:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Korban tewas akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah Maui, negara bagian Hawaii, Amerika Serikat (AS) telah mencapai angka 80 orang, meningkat dari 67 korban pada pekan ini.

Saat ini, rumah sakit di Maui dilaporkan tengah merawat pasien dengan luka bakar parah dan keracunan asap.

Data dari pemerintah per Minggu (13/8) menunjukkan lebih dari 2.200 bangunan di wilayah tersebut juga tercatat mengalami kerusakan parah akibat kobaran api.


Selain kerusakan fisik, warga setempat juga sedang dihadapkan pada ancaman kontaminasi dari air ledeng. Saat ini, masyarakat dilarang menggunakan air ledeng untuk minum atau memasak, karena dicurigai mengandung kontaminan yang berbahaya.

“Air tersebut berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar pejabat setempat.

Pada Jumat malam (11/8), Departemen Perhubungan Hawaii mengumumkan melalui platform X bahwa api di area Kaanapali akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, kebakaran masih terus meluas di beberapa daerah, termasuk Lahaina, Pulehu, dan Upcountry Maui.

Mengutip Outlook India, kebakaran diduga berasal dari stasiun pengisian bahan bakar daerah, yang awalnya hendak mengisi 3.000 galon bensin dan 500 galon solar untuk ratusan kendaraan yang menunggu.

Kabupaten Maui mengumumkan bahwa pasokan listrik akan dihentikan sepanjang akhir pekan ini, sebagai akibat langsung dari dampak kebakaran ini yang diperparah dengan angin kencang dari Badai Dora.

Upaya pencarian masih terus dikerahkan oleh pihak berwenang untuk menyelamatkan beberapa masyarakat yang belum ditemukan.

Meskipun pihak berwenang berusaha keras, namun warga setempat tetap cemas bahwa jumlah korban tewas kemungkinan masih akan bertambah mengingat situasi yang kompleks dan sulit yang sedang dihadapi Maui.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya