Berita

Erick Thohir dan Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Dibandingkan Sandiaga Uno, Erick Thohir Lebih Potensial Diusung jadi Cawapres

SABTU, 12 AGUSTUS 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri BUMN Erick Thohir menjadi figur calon wakil presiden (cawapres) terkuat untuk Pilpres 2024. Bahkan, Erick lebih unggul jika dibandingkan dengan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang juga masuk nominasi cawapres potensial.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, keunggulan Erick atas Sandiaga, bisa ditelusuri dalam rekaman sejumlah survei.

"Kalau membaca angka-angka statistik, tentu Erick Thohir relatif jauh lebih diunggulkan," kata kepada wartawan, Sabtu (12/8).


Disampaikan Adi, IPI sebelumnya mencatat, elektabilitas Ketua Umum PSSI ini konsisten naik mulai dari Maret 11,3 persen sampai dengan April dengan 17,3 persen.

Pun misalnya merujuk pada hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) periode 20-24 Juni 2023, sambungnya, Erick mampu meraih elektabilitas terkuat dengan berada di posisi teratas. Angka elektabilitas Erick tertinggi mencapai 22,9 persen.

Pada survei itu, Erick berhasil unggul dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 20,1 persen dan meninggalkan Sandiaga Uno yang mendapat angka 17,5 persen.

"Dari beberapa survei sepanjang bulan Juni misalnya, Erick Thohir kan sudah mampu menyalip elektabilitas Sandiaga Uno," katanya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, keunggulan elektabilitas dan posisinya sebagai Menteri BUMN serta Ketua Umum PSSI, jelas menjadi potensi keunggulan Erick atas figur lain.
 
"Dalam konteks ini Erick Thohir jauh lebih diuntungkan ketimbang Sandiaga Uno," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya