Berita

Ukraina evakuasi 12 ribu warga Kupiansk di Kharkiv di tengah serangan Rusia/Net

Dunia

Ukraina Evakuasi 12 Ribu Warga di Tengah Serangan Rusia

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina telah memerintahkan evakuasi hampir 12 ribu warga dari 37 kota dan desa di Kupiansk, wilayah Kharkiv di tengah serangan Rusia yang semakin intensif.

Administrasi militer di distrik Kupiansk mengatakan penduduk harus pergi atau menandatangani dokumen yang menyatakan bahwa mereka tinggal dengan risiko sendiri.

Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar mengatakan evakuasi dilakukan karena intensitas pertempuran di daerah tersebut tinggi.


“Mengingat situasi keamanan yang sulit dan meningkatnya jumlah penembakan oleh pasukan teroris Rusia di komunitas Kupiansk, Anda memiliki kesempatan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Jangan abaikan keselamatan Anda atau keselamatan orang yang Anda cintai," begitu imbauan pemerintah.

Kota Kupiansk dan wilayah sekitarnya berada di bawah pendudukan Rusia hingga September 2022, ketika pasukan Ukraina mengusir mereka hampir ke perbatasan.

Namun saat ini Rusia berusaha untuk bergerak maju dan merebut kembali Kupiansk.

Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi mengatakan pasukan Rusia juga bergerak maju dari Novoselivske di Lugansk.

"Tentara kami dengan berani mempertahankan pertahanan," tegasnya.

Kedua belah pihak terus menyerang di belakang garis masing-masing, dengan seorang pria Rusia tewas di wilayah perbatasan Bryansk dan pertahanan udara Rusia menembak jatuh dua pesawat tak berawak menuju Moskow.

Ukraina tidak mengkonfirmasi atau menyangkal tanggung jawabnya atas serangan drone tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya