Berita

Aksi buruh dari KASBI, GSBI, KSPSI yang tergabung dalam Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) ini menggelar demonstrasi sekitar 13 jam lebih/RMOL

Nusantara

Aksi Terpanjang, Buruh Tolak Omnibus Law Bubarkan Diri Sebelum Jam 12 Malam

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 01:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ribuan massa dari berbagai elemen buruh yang melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kura Arjuna Wiwaha, Jakarta, mulai membubarkan diri.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 23.30 WIB, massa berangsur meninggalkan area Patung Kuda secara tertib.

Adapun, aksi buruh dari KASBI, GSBI, KSPSI yang tergabung dalam Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) ini menggelar demonstrasi sekitar 13 jam lebih. Mereka memulai aksi unjuk rasa sejak pukul 11.00 WIB hingga larut malam.


“Ini luar biasa demo terpanjang dan terbesar buruh malam ini,” teriak salah seorang orator dari atas mobil komando sebelum meninggalkan area Patung Kuda.

“Malam ini Alhamdulillah persatuan buruh mulai terjalin karena memang kita gak pernah memperkarakan hal-hal kecil karena fokus kita adalah menolak Undang-undang Cipta Kerja,” imbuhnya menegaskan.

Dalam aksinya hari ini, sempat terjadi dinamika dan memanas. Sesekali membakar ban bekas, spanduk, hingga pembatas jalan sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah dan DPR RI yang tak kunjung mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Namun, tak berlangsung lama, massa buruh bisa kondusif dan kembali menyuarakan aspirasinya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya