Berita

Representative Image/Net

Dunia

Kenya dan Somalia Tandatangani Perjanjian Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 01:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rangka meningkatkan frekuensi perjalanan udara antar kedua negara, Kenya dan Somalia secara resmi menandatangani perjanjian layanan penerbangan bilateral, pada Rabu (9/8).

Perjanjian itu diresmikan oleh Menteri Transportasi dan Penerbangan Sipil Somalia, Fardowsa Osman Egal, dan Kementerian Jalan, Transportasi, dan Pekerjaan Umum Kenya, Kipchumba Murkomen.

Menurut pernyataan resmi Menteri Murkomen, perjanjian tersebut dapat memungkinkan maskapai penerbangan yang ditunjuk kedua negara untuk beroperasi hingga tujuh penerbangan penumpang setiap minggunya dengan mengikuti rute yang telah ditentukan.


"Maskapai penerbangan yang telah ditunjuk dari kedua negara juga memiliki kemungkinan untuk menjalin kesepakatan kerja sama dengan maskapai dari negara ketiga, asalkan langkah ini sejalan dengan peraturan lalu lintas udara yang ada," jelas Murkomen, seperti dimuat All Africa, Kamis (10/8).

Hal tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas bagi para penumpang yang bepergian antara Kenya dan Somalia.

Di samping itu, di bawah perjanjian tersebut sektor penerbangan kargo juga akan diuntungkan dengan operasi yang lebih bebas tanpa batasan frekuensi.

Sebelum kedua negara menyepakati perjanjian layanan udaranya ini, proses tersebut harus melalui perjalanan panjang yang dimulai sejak Maret lalu di Nairobi.

Sejauh ini, hubungan antar kedua negara terus ditingkatkan, dengan Somalia sendiri telah menjadi pasar yang semakin berkembang bagi ekspor Kenya. Data dari Bank Sentral Kenya mencatat bahwa dalam lima bulan pertama tahun ini, Nairobi telah berhasil mengekspor barang senilai 64 juta dolar AS (Rp 970 miliar) ke Somalia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya