Berita

Polisi di lokasi kejadian pembunuhan calon presiden Ekuador di Quito/Net

Dunia

Ekuador Menahan Enam Tersangka Pembunuhan Calon Presiden Villavicencio

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 23:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aparat Ekuador bergerak cepat dengan menahan enam orang yang dicurigai terkait dengan pembunuhan calon presiden negara itu, Fernando Villavicencio.

Kantor Kejaksaan Agung dalam pernyataannya yang diposting di media sosial X pada Kamis (10/8) mengatakan, keenamnya ditahan sebagai bagian dari penyelidikan.

“Enam orang ditahan selama penggerebekan di lingkungan Conocoto dan San Bartolo, ibukota Quito sebagai bagian dari penyelidikan atas pembunuhan Fernando Villavicencio,” bunyi pernyataan Kantor Kejaksaan, seperti dikutip dari Almanar.


Villavicencio dibunuh pada acara kampanye di ibu kota pada Rabu malam. Sedikitnya sembilan orang lainnya menderita luka-luka dalam serangan itu. Kantor Kejaksaan Agung mengatakan bahwa salah satu tersangka penyerangan itu terluka parah dalam baku tembak dengan polisi.

Ekuador akan mengadakan pemilihan umum pada 20 Agustus mendatang. Hasil jajak pendapat memperlihatkan bahwa Villavicencio, kandidat kanan-tengah, berada di urutan keempat atau kelima.

Pada Mei 2023, Presiden Ekuador Guillermo Lasso menyerukan pemilihan awal untuk membubarkan parlemen, mengatakan bahwa anggota parlemen mencegah pemerintah melakukan reformasi. Lasso, yang masa jabatannya semula akan berakhir pada 2025, mengumumkan tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya