Berita

Danpuspom TNI Marsekal Muda Agung Handoko/RMOL

Hukum

Surat Resmi Dibalas via Chat WA Jadi Alasan Mayor Dedi Geruduk Polrestabes Medan

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 17:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemicu Mayor Dedi Hasibuan sambangi Polrestabes Medan beberapa waktu lalu karena hanya diberi jawaban melalui pesan WhatsApp. Padahal, Mayor Dedi telah mengirim surat dan menghendaki penyidik Satreskrim Polrestabes Medan juga membalas suratnya.

Kejadian bermula saat Mayor Dedi mengajukan surat bantuan hukum kepada Kepala Hukum Daerah Militer (Kakumdam) Bukit Barisan, Kolonel M Irham Djannatung pada 31 Juli 2023.

Surat pemberian bantuan hukum pun keluarga kemudian terbit sehari kemudian yang berisi bantuan terhadap ARH yang merupakan saudara Mayor Dedi.


"DFH (Dedi Hasibuan) mengajukan surat tertulis kepada Kakumdam pada tanggal 31 Juli 2023 untuk diberikan fasilitas bantuan hukum dalam proses hukum yang dihadapi saudara Ahmad Rosid Hasibuan di Polrestabes Medan," kata Komandan Puspom (Danpuspom) TNI Marsekal Muda Agung Handoko di Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (10/8).

Selanjutnya, Mayor Dedi menanyakan surat penangguhan penanganan untuk saudara ARH ke penyidik Satreskrim Kapolrestabes Medan. Di sinilah, Mayor Dedi naik pitam karena niat baik bersurat, dibalas hanya dengan pesan singkat Whatsapp.

"Tanggal 4 Agustus, saudara ARH masih ditahan oleh pihak Polrestabes, maka DFH menanyakan surat permohonan penangguhan tersebut kepada Kasat Reskrim, dan dijawab lewat chat Whatsapp (WA)," kata Agung.

Sementara itu, Penyidik Polrestabes Medan keberatan atas penangguhan penahanan karena ARH masih ada tiga laporan polisi berkaitan dengan kasus yang menjeratnya. Itu sebabnya, Mayor Dedi nekat mendatangi Mapolrestabes Medan untuk menanyakan status saudaranya.

"Saudara DFH minta jawaban tertulis atas surat yang sudah dikirim oleh Kakumdam. Karena tidak ada jawaban tertulis, pada tanggal 5 Agustus 2023, DFH bersama rekan-rekannya mendatangi Polrestabes Medan yang akhirnya bertemu dengan Kasat Reskrim," pungkas Agung.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya