Berita

Jurubicara Mahkamah Agung Suharto (tengah) saat menyampaikan keterangan pers putusan soal sengketa Partai Demokrat/RMOL

Politik

MA Bantah Ada Intervensi SBY Tolak PK Moeldoko

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 14:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Putusan Mahkamah Agung (MA) soal ditolaknya peninjauan kembali (PK) yang dilayangkan Moeldoko Cs, terkait sengketa Partai Demokrat menjadi kado terindah bagi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di hari ulang tahunnya.

Publik beranggapan putusan tersebut ada intervensi atau kepentingan tertentu dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai ketua majelis tinggi Demokrat dan Presiden RI ke-6 agar tidak menerima PK Moeldoko.

Jurubicara Mahkamah Agung Suharto menegaskan, keputusan untuk menolak PK Moeldoko tidak ada intervensi dari pihak manapun, termasuk SBY.


“Memang jadwalnya sidang hari ini, dan diputus hari ini ya. Jadi Mahkamah Agung, sebagai kekuasaan yudikatif, dalam menjalankan pekerjaannya, atau tugas pokok dan fungsinya bebas dari intervensi, kekuasaan ekstra yudisial yang lain,” tegas Suharto di Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

Pihaknya mengatakan kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka tanpa adanya intervensi kekuasaan dari ekstra yudikatif atau lainnya.

“Jadi, jangan dikorelasikan, produk ini. Kalau diartikan begitu, monggo. Tapi ini suatu pekerjaan Mahkamah Agung yang ditangani majelis dan diputus tidak ada kaitannya yang lain,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya