Berita

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani/RMOL

Politik

Arsul Sani: PPP Sama Seperti Golkar, Tak Ada Pemegang Saham

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 16:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan partai terbuka, sama seperti Partai Golkar. Pernyataan itu terlontar dari Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menyoal perkembang terkini koalisi PPP dengan PDIP, Rabu (9/8).

“PPP itu memang partai terbuka, saya kan selalu bilang PPP itu kan sebenarnya sama dengan Golkar, seperti public company, nggak ada pemegang saham, pengendali, itu kan tidak ada,” kata Arsul Sani kepada wartawan.

Arsul menuturkan partai politik memiliki kelebihan dan kekurangan dan semua orang merasa memiliki PPP. Sehingga proyeksi mengenai Sandiaga Uno jadi atau tidak bersanding dengan Ganjar Pranowo, PPP melihat perkembangan yang ada.


Sejujurnya, kata Arsul, banyak di kalangan kader PPP yang mendukung Anies maupun Prabowo Subianto namun PPP telah menegaskan mendukung Ganjar Pranowo di 2024.

“Itu memang berkembang sekarang. Saya harus akui itu berkembang. Kenapa kok itu berkembang? bahwa di PPP itu jujur saja, yang mendukung Mas Ganjar banyak, yang mendukung Mas Anies juga lumayan banyak, yang mendukung Pak Prabowo juga lumayan banyak,” ujarnya.

Dia menambahkan, banyak kader PPP yang memiliki idealisme pilihannya masing-masing. Seperti Arsul yang memilih untuk bekerja profesional namun tetap bersama PPP.

“Tapi itu tadi, ini kan berbeda, tidak bisa partai ini dikomando misal 'Eh kau harus tegak lurus nggak boleh tengok kanan tengok kiri'. Nggak bisa kalau di PPP. Itu mau dibilang kelemahan ya boleh saja kelemahan,” ujarnya.

“Tapi bagi orang seperti saya, ya itulah kenapa saya masuk politik, masuk partai kenapa kok milihnya PPP. Karena saya memang bukan orang yang tipe gitu. Saya orang profesional kok. Kenikmatan saya juga ada di situ,” imbuhnya.

Atas dasar hal tersebut, anggota Komisi III DPR RI ini menambahkan dalam mendukung Ganjar, PPP tidak memiliki kontrak politik apapun dan menurutnya hal yang wajar dalam dunia politik.

“Yang saya pahami PPP itu kan mendukung Ganjar itu kan tanpa kontrak politik apapun. Pokoknya mendukung. Dan itu hal yang wajar juga kalau saya lihat,” tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya