Berita

Staf Khusus Wakil Presiden, Masykuri Abdillah/Net

Politik

Gelar Rakor, Stafsus Wapres Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Papua Pedalaman

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 17:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fasilitas pendidikan di tanah Papua masih terus dikejar pemerintah agar tersedia secara merata. Sejauh ini, tokoh gereja masih menjadi tumpuan dalam menghadirkan akses pendidikan warga Papua, bahkan di wilayah pedalaman yang sulit dijangkau.

Demikian disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden, Masykuri Abdillah saat menggelar rapat koordinasi membahas aspirasi pendidikan di tanah Papua bersama kementerian dan lembaga terkait di Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (8/8).

"Para tokoh gereja sudah banyak berkontribusi membuka akses pendidikan bagi rakyat Papua. Merekalah yang menyediakan ruang bagi orang asli Papua untuk menikmati pendidikan demi pembangunan kesejahteraan Papua," kata Masykuri.


Ia menyebut, upaya menghadirkan pendidikan di Papua masih dihadapkan pada tantangan serius, yakni rendahnya ketersediaan guru pendidikan dasar dan kurangnya guru di wilayah pedalaman.

Situasi ini berimbas pada rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Persoalan ini pun telah mendapat perhatian dari Wakil Presiden Maruf Amin. Wapres, kata Masykuri, telah mengarahkan Menteri Agama dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada April 2023 lalu untuk menyediakan akses penyediaan guru melalui Sekolah Tinggi Teologi (STT).

"Yang dibutuhkan saat ini adalah pemberian status dan hak kepada tenaga guru melalui pembukaan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)/Program Guru PAUD di STT. Ini sejalan dengan aspirasi dari lembaga Gereja Papua," tandas Masykuri.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya