Berita

Bantuan medis dari Selandia Baru yang dikirim untuk Ukraina/Net

Dunia

Lewati Perjalanan Panjang, Tujuh Bantuan Ambulans Selandia Baru Tiba di Perbatasan Ukraina

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 09:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tujuh ambulans berisi bantuan medis dari Selandia Baru tiba di perbatasan Polandia-Ukraina pada Senin (7/8), setelah melewati perjalanan yang panjang selama tiga bulan.

Bantuan tersebut merupakan hasil dari inisiatif organisasi amal Bantuan Kiwi dan Evakuasi Pengungsi milik mantan Walikota Tauranga, Tenby Powell untuk membantu pasukan Ukraina, khususnya yang berada di lokasi zona merah perang.

“Bantuan akan diserahkan ke rumah sakit zona merah setelah kami tiba di Kyiv,” kata Powell.


Menurut penjelasannya, ambulans-ambulans itu telah melewati perjalanan yang sangat jauh, dengan berangkat dari negaranya pada 4 Mei lalu, dan tiba di pelabuhan Antwerpen Belgia pekan lalu.

Seperti dimuat Anadolu Agency, bantuan tersebut diberikan di tengah eskalasi perang antara Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung hingga kini, dan telah menewaskan banyak nyawa.

Berdasarkan catatan PBB, perang yang dimulai sejak Februari 2022 itu telah menewaskan lebih dari 9.300 warga sipil dan melukai lebih dari 16.600 lainnya.

Untuk itu, organisasi kemanusiaan Selandia Baru meluncurkan bantuan medisnya kepada Kyiv, untuk menunjukkan solidaritasnya serta menyelamatkan banyak nyawa di lokasi red zone.

“Kami hanya ingin memastikan bantuan kami pergi ke rumah sakit yang tepat dan unit medis yang tepat,” tambah Powell.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya