Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Militer Taiwan Tinjau Pasokan Drone Buatan Dalam Negeri

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 04:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Drone tingkat militer pertama Taiwan, yang diproduksi di dalam negeri, dilaporkan telah mulai dikirim ke pihak militer dan akan menjalani pemeriksaan selama seminggu.

Seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan, drone yang diproduksi pihak swasta untuk militer itu harus memiliki rasio kandungan lokal 80 persen.

"Dari delapan perusahaan yang menandatangani program pengadaan, setengahnya mampu mencapai standar yang dipersyaratkan ketika drone dikirimkan pada Senin pekan lalu," kata sumber tersebut, seperti dikutip dari Taipei Times, Senin (7/8).


Setelah daftar kontraktor selesai, militer akan memesan 3.000 drone dari lima jenis desain, yang akan dijadwalkan untuk dikirim pada bulan Oktober, kata sumber itu.

Sumber tersebut mengatakan bahwa industri drone dalam negeri saat ini sebagian besar menggunakan suku cadang impor, dengan perakitan akhir dilakukan di Taiwan.

“Program pengadaan ini akan sangat menguntungkan industri senjata domestik dan rantai pasokan Taiwan,” kata sumber itu.

Sebuah komite di Executive Yuan pada Desember tahun lalu menetapkan lima desain prototipe drone, yang ditugaskan untuk dibangun oleh delapan perusahaan.

Desain didasarkan pada kebutuhan penyebaran yang berbeda, termasuk pengawasan dan pengintaian berbasis kapal, pengawasan dan pengintaian berbasis darat, pengawasan dan pengintaian umum, dan akuisisi target.

"Setelah daftar kontraktor selesai, militer akan memesan 3.000 drone dari lima jenis desain, yang akan dijadwalkan untuk dikirim pada bulan Oktober," kata sumber itu.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya