Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky: Rusia Tidak akan Mampu Menang dengan Rudal Hipersonik Kinzhal

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 23:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penggunaan rudal hipersonik Kinzhal dalam perang Ukraina tidak akan pernah membawa kemenangan untuk Rusia.

Begitu yang disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Arabiya pada Senin (7/8).

Zelensky menekankan bahwa rudal hipersonik Kinzhal Rusia tidak akan mampu mengalahkan sistem pertahanan udara Ukraina yang canggih dan modern.


"Pejuang kita telah membuktikan dengan jelas, bahwa baik sistem pertahanan udara domestik kita dan sistem pertahanan udara mitra (Barat) kita berhasil membuat rudal Kinzhal musuh hancur," tegasnya.

Dia mencatat penghancuran Kinzhal adalah sebuah keberhasilan penting karena senjata itu telah lama digunakan Rusia untuk mengintimidasi tidak hanya Ukraina, tetapi juga Eropa dan seluruh dunia.

"Teroris tidak memiliki peluang. Tidak ada ‘Kinzhal’ yang akan membantu Moskow," kata Zelensky.

Rudal Kinzhal Rusia, juga dikenal sebagai Kh-47M2 Kinzhal, adalah bagian penting dari program rudal hipersonik canggih Rusia.

Rudal yang diluncurkan dari udara ini dirancang untuk dibawa oleh pesawat pencegat MiG-31K dan mampu melakukan perjalanan dengan kecepatan hipersonik, yang berarti mereka dapat melakukan perjalanan setidaknya lima kali kecepatan suara.

Dengan sistem yang cepat dan paling bermanuver, rudal Kinzhal disebut mampu menembus sistem pertahanan udara musuh yang mencegatnya.  

Kinzhal juga diyakini memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer dan dapat membawa hulu ledak konvensional serta nuklir.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya