Berita

Penampakan jembatan Chonhar yang rusak akibat serangan rudal Storm Shadow Ukraina/Net

Dunia

Ukraina Akui Jadi Dalang di Balik Serangan Jembatan dan Pipa Gas Krimea

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 16:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa serangan yang mengenai jembatan dan pipa gas di Krimea baru-baru ini telah diakui sebagai perbuatan pasukan Ukraina.

Hal itu diungkap oleh Kementerian Pertahanan Ukraina dalam sebuah pernyataan pada Minggu (6/8).

Kemhan Ukraina menyatakan bahwa serangan di jembatan Chonhar dan serangan yang mengenai pipa gas di dekat Henichesk dilakukan oleh angkatan udara mereka.


“Tadi malam, puluhan rudal Rusia dan Shahed (drone buatan Iran) mencari pesawat Ukraina dan rudal Storm Shadow di lapangan udara. Tapi baru hari ini (6/8), di Chonhar dan dekat Henichesk, Rusia akhirnya menemukan mereka,” bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat Al Arabiya.

Sebelum pengakuan dikeluarkan, penjabat gubernur wilayah Kherson yang ditunjuk Rusia, Volodymyr Saldo, lebih dulu menuduh Ukraina melakukan serangan tersebut.

"Hari ini Kyiv menembaki jembatan yang melintasi Selat Tonky, yang menghubungkan kota Henichesk dengan Arabast Spit. Secara total, pasukan mereka menembakkan 12 rudal, dengan 9 ditembak jatuh oleh pertahanan udara kami," ungkapnya.

Selain itu, Saldo juga menuduh pasukan Ukraina telah menembakkan rudal Storm Shadownya tidak hanya di jembatan Chonhar, tetapi juga desa dan sekolah di sana.

"Jembatan itu rusak oleh roket, tetapi kejahatan utama rezim adalah masuk ke sekolah dan desa,” tegas Saldo.

Menurut media Rusia, penembakan pipa gas dari lapangan Strelkovskoye ke Henichesk membuat lebih dari 20 ribu penduduk kota dibiarkan tanpa pasokan gas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya