Berita

Anggota DPR RI Guspardi Gaus/Net

Politik

Sesalkan Keributan di Masjid Raya Sumbar, DPR: Aparat Harus Kedepankan Persuasif dan Humanis

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 13:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden kericuhan antara aparat keamanan, dalam hal ini personel Polri dengan masyarakat Nagari Air Bangis, Sei Baremas, Kabupaten Pasaman Barat, di area Masjid Raya Sumatera Barat di Kota Padang, disesalkan anggota DPR RI Guspardi Gaus.

Guspardi mendapatkan informasi bahwa peristiwa ini berawal ketika polisi meminta warga untuk pulang ke Pasaman dengan menaiki bus yang telah disediakan, namun sejumlah warga menolak. Hal ini menyebabkan adu argumen yang berujung pada keributan, yang terekam oleh sejumlah orang.

Sebanyak 17 orang, termasuk beberapa aktivis, mahasiswa, dan 4 wartawan, dilaporkan diamankan oleh pihak keamanan akibat insiden tersebut.


“Dan informasi terakhir, mereka yang diamankan telah dibebaskan setelah dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian,” ujar Guspardi dalam keterangan tertulis, Senin (7/8).

Tak hanya itu, lanjut Guspardi, dia juga menyoroti tindakan intimidasi terhadap wartawan yang sedang meliput pemulangan warga.

“Bahkan 4 jurnalis mendapatkan ancaman dan kekerasan dengan dipiting dan diangkat kerah bajunya yang diduga dilakukan oleh oknum polisi berpakaian bebas,” sesalnya.

Namun begitu, legislator PAN itu menuntut agar oknum polisi yang diduga melakukan kekerasan harus diusut dan diproses hukum.

Termasuk aparat yang diduga masuk ke dalam masjid tanpa melepas sepatu, tindakan semacam itu tidak boleh terjadi. Jika terbukti melakukan pelanggaran, mereka harus ditindak tegas.

"Bagaimanapun pihak aparat keamanan dalam menjalankan tugas di lapangan, mestinya tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya