Berita

Ketua Umum Front Pembangunan Persatuan Rakyat (FPPR), Yudi Syamhudi Suyuti (kiri)/Ist

Politik

PPP Paling Potensial Wujudkan Kekuatan Fraksi Rakyat di MPR

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 10:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Arah politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 2024 yang mengacu pada hasil Muktamar ke VIII tahun 2016 diharapkan menempatkan rakyat sebagai subyek perjuangan partai.

Ketua Umum Front Pembangunan Persatuan Rakyat (FPPR), Yudi Syamhudi Suyuti menilai, semangat PPP tersebut merupakan jalan mewujudkan doktrin persatuan pembangunan sesuai Pembukaan UUD 45.

"Hal ini (Muktamar ke VIII) membuat PPP sebagai partai politik (Parpol) yang mampu memperjuangkan dan menempatkan Fraksi Rakyat sebagai kekuatan rakyat di MPR," ujar Yudi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/8).


Menurutnya, PPP sebagai parpol parlemen berpotensi menempati posisi kepemimpinan parpol Islam nasional yang inklusif, merakyat, dan demokratis.

"Pasalnya, AD/ART hasil Muktamar ke-VIII tahun 2016 PPP sebagai partai politik Islam nasional paling potensial menempatkan rakyat sebagai subyek perjuangan partai," tuturnya.

Lebih lanjut, Yudi memandang Fraksi Rakyat perlu diperjuangkan sebagai perwujudan kedaulatan rakyat terkait arah pembangunan berkelanjutan dan penyempurnaan dari pemerintahan Jokowi-Maruf yang berbasiskan revolusi mental.

"Ini (Fraksi Rakyat) merupakan irisan sejarah dari utusan golongan dalam konteks lebih mutakhir, inklusif dan demokratik setelah Pemilu 2024," demikian Yudi menambahkan. 

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya