Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Arab Saudi Imbau Warga untuk Segera Tinggalkan Lebanon

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 09:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kedutaan Arab Saudi di Lebanon mengeluarkan pernyataan resmi yang meminta warganya segera meninggalkan wilayah Lebanon dan menghindari daerah yang mengalami konflik bersenjata.

"Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Lebanon memperingatkan warga kami yang terhormat untuk tidak hadir dan mendekati daerah yang menyaksikan konflik bersenjata," bunyi pernyataan itu, yang dikeluarkan pada Jumat (4/8) malam waktu setempat, melalui platform media sosial X.

Meskipun tidak ada daerah spesifik yang disebutkan, namun kedutaan menekankan pentingnya mematuhi larangan perjalanan Saudi ke Lebanon.


Mengutip New Arab, Sabtu (5/8), peringatan ini datang setelah meningkatnya ketegangan di Lebanon, termasuk insiden yang melibatkan pertempuran di kamp terbesar Palestina Ain el-Hilweh di negara itu, pada 29 Juli antara faksi utama Fatah dan kelompok Islam garis keras di kamp tersebut, yang menyebabkan setidaknya 13 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Selain Arab Saudi, Inggris juga telah memperbarui saran perjalanan mereka untuk Lebanon pada tanggal 1 Agustus.

"Warga Inggris diimbau untuk menghindari perjalanan yang tidak penting ke bagian selatan Lebanon, terutama daerah yang dekat dengan kamp Palestina Ain el-Hilweh," bunyi pernyataan tersebut.

Kondisi keamanan yang semakin rentan di Lebanon telah menimbulkan kekhawatiran internasional, dan negara-negara seperti Arab Saudi dan Inggris yang tengah mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi warganya dari konflik bersenjata.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya