Berita

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali/Net

Dunia

Militan Bentrok Berhari-hari, Ethiopia Umumkan Kondisi Darurat

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 20:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kondisi darurat diumumkan pemerintah Ethiopia pada Jumat (4/8), menyusul bentrokan berhari-hari antara milisi yang tidak kujung reda di Amhara.

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengatakan penetapan keadaan darurat diperlukan agar eskalasi yang terjadi tidak semakin melebar dan memakan banyak korban jiwa.

"Sulit untuk mengontrol kondisi diluar hukum jika negara tidak menetapkan kondisi darurat," tegasnya, seperti dimuat Reuters.


Kendati demikian, dalam pengumumannya, PM Ahmed tidak merinci apakah penetapan itu akan berlaku di Amhara saja atau justru di seluruh wilayah Ethiopia.

Awal pekan ini, pertempuran antara milisi Fano dan Pasukan Pertahanan Nasional Ethiopia (ENDF) pecah Amhara, wilayah terpadat kedua di Ethiopia.

Pada Kamis (3/8), pemerintah Amhara meminta bantuan tambahan dari otoritas federal untuk memberlakukan kembali operasi penertiban, dan hanya mungkin dilakukan jika pusat mengumumkan kondisi darurat.

Penetapan keadaan darurat memungkinkan, otoritas Amhara membuat penghalang jalan, membatasi arus transportasi, pemberlakuan jam malam dan pengerahan militer.

Siapa pun yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok teroris juga dapat ditahan tanpa surat perintah pengadilan.

Sementara warga negara yang telah mencapai usia wajib militer dapat dipanggil untuk berperang atas kondisi darurat tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya