Berita

Buoy dipasang di perbatasan Meksiko dan Texas, Amerika Serikat/Net

Dunia

Meksiko Benarkan Temuan Dua Mayat dari Buoy di Perbatasan dengan Texas

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 07:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Meksiko telah membenarkan temuan dua mayat dari buoy pembatas yang memisahkan Meksiko dan Texas di Sungai Rio Grande.

Kementerian Luar Negeri Meksiko pada Rabu (2/8) mengatakan Departemen Keamanan Publik Texas telah menemukan satu mayat dari lokasi tempat buoy berada pada Selasa (1/8).

Kemudian ditemukan mayat kedua, sekitar 3,8 kilometer dari lokasi mayat pertama ditemukan pada Kamis (3/8).


Otoritas Meksiko menyebut keduanya diduga meninggal karena buoy dan kawat berduri yang dipasang pemerintahan Gubernur Texas Greg Abbott pada awal Juli.

Penghalang terapung sepanjang 1.000 kaki adalah bagian dari Operasi Lone Star Abbott, inisiatif senilai 4 miliar dolar AS untuk menghambat migrasi dari Meksiko.

Pada 24 Juli, Departemen Kehakiman AS menggugat Abbott karena menolak melepas buoy dari perbatasan Meksiko-AS.

Kemudian pada 1 Agustus, Lopez Obrador mengecam buoy itu sebagai penghinaan terhadap kedaulatan Meksiko dan menuduh Abbott menjalankan kebijakan anti-imigrasi untuk tujuan politik.

"Ini adalah pelanggaran terhadap kedaulatan kami dan perjanjian internasional," katanya.

Pada briefing pagi Kamis, Lopez Obrador mengatakan pihak berwenang masih bekerja untuk mengidentifikasi negara asal kedua mayat yang ditemukan.

"Abbott seharusnya tidak bertindak seperti itu. Itu tidak manusiawi. Tidak boleh ada orang yang diperlakukan seperti itu," pungkas Lopez Obrador.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya