Berita

Komisioner ECOWAS, Abdel-Fatau Musah/Net

Dunia

ECOWAS: Intervensi Militer Jalan Terakhir Atasi Krisis Niger

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 14:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keterlibatan militer menjadi jalan terakhir yang akan ditempuh kelompok ekonomi negara Afrika Barat (ECOWAS) untuk mengembalikan sistem pemerintahan demokratis di Niger.

Hal itu diungkap Komisioner ECOWAS, Abdel-Fatau Musah dalam sebuah pertemuan para pemimpin militer negara anggota di Abuja, Nigeria, Rabu (2/8).

Meski keterlibatan militer jadi opsi terakhir, ECOWAS memperingatkan untuk tetap waspada dengan segala kemungkinan yang ada.


"Tindakan militer adalah pilihan terakhir yang akan ditempuh. Tetapi ECOWAS tetap bersiap untuk menggunakan tindakan tegasta ," kata Abdel-Fatau Musah dikutip dari The Defense Post, Kamis (3/8).

Dalam merespons kudeta Presiden Niger, Mohamed Bazoum, ECOWAS telah menjatuhkan sanksi ekonomi pada Minggu (30/7). Sanksi tersebut memiliki tenggat waktu selama satu minggu hingga junta menyerah.

Kudeta kali ini merupakan upaya penggulingan kekuasaan kelima sejak Niger merdeka dari Prancis pada tahun 1960. Kondisi itu telah memicu kekhawatiran di antara negara tetangga dan sekutu barat.

Saat ini, ketua ECOWAS adalah Nigeria. Negara itu terkenal dengan kekuatan ekonomi dan militernya di Afrika Barat.

Sejak memegang kursi presidensi, Nigeria telah berkomitmen untuk mengambil tindakan tegas terhadap kudeta yang terus berkembang di seluruh wilayah Afrika sejak 2020.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya