Berita

Perempuan India/Net

Dunia

Lebih 1,3 Juta Perempuan di India Menghilang dalam Tiga Tahun

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 07:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Totalnya terdapat lebih dari 1,3 juta perempuan dan anak perempuan yang tercatat menghilang di India hanya dalam kurun waktu tiga tahun.

Kementerian Dalam Negeri mencatat, sekitar 1.060.000 perempuan di atas 18 tahun dan 250.000 anak perempuan di bawah usia tersebut menghilang dari tahun 2019 hingga 2021.

Data tersebut dipresentasikan oleh menteri muda dalam negeri Ajay Kumar Mishra kepada parlemen pada Rabu (2/8). Data sendiri dikumpulkan oleh Biro Catatan Kejahatan Nasional.


Catatan menunjukkan, pada tahun 2021 saja, 375.000 perempuan berusia di atas 18 tahun dan 90.113 anak perempuan di bawah usia tersebut dilaporkan hilang.

“Adalah tanggung jawab masing-masing pemerintah negara bagian untuk menjaga hukum dan ketertiban, termasuk penyelidikan dan penuntutan kejahatan terhadap perempuan,”  kata kementerian, seperti dimuat The National.

Jumlah orang hilang tertinggi tercatat di negara bagian Madhya Pradesh, dengan hampir 198.000 perempuan dan anak perempuan dilaporkan hilang dalam tiga tahun.

Benggala Barat mengikuti dengan hampir 193.000 kasus, sementara Maharashtra melaporkan 191.000 kasus. Ibu kota India, New Delhi mencatat 90.000 kasus.

Kementerian mengatakan alasan perempuan hilang termasuk penyakit mental, miskomunikasi, kekerasan dalam rumah tangga, hingga menjadi korban kejahatan.

Penyebab umum lainnya adalah perdagangan manusia untuk kawin paksa, pekerjaan rumah tangga, eksploitasi seksual, dan pekerja anak.

Pemerintah mengatakan kepada parlemen bahwa mereka telah mengambil sejumlah langkah untuk memastikan keamanan perempuan, seperti mengesahkan UU yang menerapkan hukuman berat untuk pelanggaran seksual, termasuk hukuman mati untuk pemerkosaan anak perempuan di bawah 12 tahun.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya