Berita

Proyek reklamasi di Teluk Manila/Net

Dunia

AS Prihatin China Ikut Terlibat dalam Proyek Reklamasi Teluk Manila

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 02:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) menyampaikan keprihatinannya atas keterlibatan China dalam proyek reklamasi di Teluk Manila, Filipina.

Jurubicara Kedutaan Besar AS di Filipina, Kanishka Gangopadhyay pada Rabu (2/8) mengatakan misi diplomatik Amerika telah menyatakan beberapa keprihatinan pada Manila, termasuk potensi dampak negatif jangka panjang dan tidak dapat diubah terhadap lingkungan proyek tersebut.

“Kami juga prihatin bahwa proyek tersebut memiliki hubungan dengan China Communications Construction Company, yang telah ditambahkan ke Daftar Entitas Departemen Perdagangan AS karena perannya dalam membantu militer China membangun dan memiliterisasi pulau buatan di Laut China Selatan,” ujarnya, seperti dimuat The Straits Times.


Anak perusahaan China Communications Construction sendiri telah masuk daftar hitam Washington pada 2020.

Reklamasi di Teluk Manila merupakan proyek usaha patungan antara pemerintah kota Manila dan Waterfront Manila Premier Developmen. Proyek empat tahun ini senilai 34,4 miliar peso. Anak perusahaan China dikontrak oleh perusahaan patungan untuk melaksanakan pekerjaan itu.

Kelompok-kelompok lingkungan hidup telah lama memperingatkan bahwa reklamasi lahan di Teluk Manila akan memperburuk banjir di kota.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya